Kenali Kepengurusan HIMAD3KKIM 2017/2018!

Perluas wawasanmu lewat membaca Green On!

POSKO UKT BEM ITS

Posko UKT BEM ITS

Posko UKT BEM ITS

Selamat Siang Metaformers!
Posko UKT BEM ITS kembali dibuka untuk membantu dalam banding UKT

Bagi Mahasiswa yang berminat mengikuti Posko UKT BEM ITS dapat mengikuti dengan persyaratan sebagai berikut :
1. Essay alasan mengikuti Posko SPP-UKT Semester Ganjil 2017/2018
Format : A4; TNR; 12; Margin 3-3-3-3; spasi 1,15; tidak ada batas minimal halaman
2. Surat pernyataan belum membayar UKT Semester Ganjil 2017/2018 bermaterai 6000*
Format dapat diunduh melalui intip.in/SURATPERNYATAANPOSKOUKT
3. Scan pas foto 3×4, KTP, KTM, dan KK
4. Scan bukti pembayaran PBB, listrik, telepon, dan PDAM (Terbaru)
5. Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM)* (Jika ada)
6. Screenshot bukti Transkrip IPK, UKT, dan Beasiswa dari Integra
7. Scan surat keterangan pekerjaan ayah dan ibu* (Wajib ada), wali* (Jika ada)
8. Scan surat penghasilan ayah dan ibu* (Wajib ada), wali* (Jika ada)
9. Scan surat rekomendasi dari HMJ*
10. Bukti pendukung lainnya*
Pendaftaran/Pengisian form : 12 – 31 Juli 2017
Persyaratan diatas dapat diupload melalui form pendaftaran :
intip.in/PENDAFTARANPOSKOUKT

keterangan:
*Berkas dibawa saat interview dimasukkan ke dalam map bening dan diberi nama dan NRP
**kapasitas maksimal tiap file (misal: scan KTP saja) 300KB dengan format JPG, JPEG, PDF
(PESERTA YANG LOLOS AKAN DIHUBUNGI PANITIA VIA SMS/EMAIL)
Untuk memperoleh surat rekomendasi HMJ dan informasi lebih lanjut dapat mengubungi CP dibawah ini:
IdLine : firman901

BKKMTKI Bukti Persatuan Kita

14482746_664919777006530_438460558274985984_n

Koordinasi dan komunikasi adalah hal yang sangat di butuhkan untuk menyatukan berbagai pemikiran demi tujuan yang sama. BKKMTI (Badan Koordinasi Kegiatan Mahasiswa Teknik Kimia Indonesia) merupakan wadah bagi mahasiswa Teknik Kimia untuk berkoordinasi dengan mahasiswa lain se-Indonesia. Maria Stefani Bethan, mahasiswa dari D3 Teknik Kimia yang didelegasikan untuk turut serta berpartisipasi demi terwujudnya visi dan misi bersama BKKMTKI. Organisasi ini baru digelutinya saat duduk di semester 3. Sebelumnya sangatlah awam bagi dia saat pertama kali gabung dengan organisasi ini. Banyak hal yang menjadi pertanyaan baginya, tentang apa itu BKKMTKI, visi misinya, dan apa yang harus dilakukan, serta masih banyak yang lain mengenai BKKMTI. Salah satu hal yang menjadi alasan dia tertarik untuk bergabung adalah pengalaman yang akan didapat serta mampu untuk berkontribusi membangun BKKMTKI yang lebih baik.. Hal itu tak lantas menjadi angan baginya saat dia sudah benar bergabung. Didalam suatu organisasi pasti ada struktur kepengurusan. Begitu pula dengan BKKMTKI. Struktur organisasi di BKKMTKI terdiri dari sekretaris jendral, dimana jabatannya sebanding dengan pimpinan pusat (PP). Dan PP membawahi pimpinan daerah (PD). PD dan PP masing-masing menaungi tentang HAL (hubungan Antar Lembaga), pengmas (pengabdian masyarakat), pubkom (publikasi komunikasi), Danus ( dana usaha), ristek (riset teknologi), sekor (sekretariat dan organisasi), P&K. terdapat staff yang bertugas untuk membantu kinerja mereka. Namun, sampai saat ini belum diadakan oprec recruitment (oprec) untuk jabatan tersebut. Disini Maria diberikan amanah sebagai pimpinan daerah yang menaungi masalah dana usaha. Saat ini sumber dana hanya diperoleh dari uang kas, serta keuntungan dari produksi kemeja BKKMTKI. Karena belum dibukanaya oprec untuk jabatan staff, semua kinerjanya menjadi terhambat. Karena hanya terdapat sedikit sumber pemasukan. Maka Maria berkeinginan untuk membuka usaha khusus dari produk unggulan. “setiap PKM (progam Kreatifitas Mahasiswa) telah menciptakan ide bagus dari sebuah produk yang sangat menguntungkan jika diproduksi, dan dapat menghasilkan pemasukan juga untuk BKKMTKI. Itu menjadi ide yang cukup bagus untuk perkembangan BKKMTKI”, ujar Maria.
Sebuah organisasi tidak akan berjalan dengan lancar jika dananya tidak mencukupi. Karena uang adalah salah satu faktor keberhasilan program kerja disuatu organisasi. Jika memang peluang itu tidak ada. Maka ciptakan peluangmu sendiri. Jalan bukan hanya satu, namun masih banyak jalan lain yang bisa kau tempuh untuk  mencapai tujuanmu. Katakan “ Bisa”, jika memang kata itu memotivasimu untuk maju. Semangat berkarya (sho).

Sharing Is Caring

6179584456820Edukasi Anak-Anak diKampung Binaan. Kampung binaan atau yang sering disebut kambin merupakan program pemberdayaan masyarakat dalam berbagai bidang. Misalnya ekonomi, lingkungan, pendidikan, yang biasanya dilakukan oleh sebuah organisasi tertentu untuk meningkatkan potensi akademik dalam masyarakat. Untuk mewujudkan hal tersebut departemen Hubungan Masyarakat (HUMAS) HIMA D3KKIM FTI-ITS 16/17 mendirikan sebuah program kerja kampung binaan, yang mana pada kepengurusan ini dilaksanakan pada bulan Oktober 2016.
Program ini bertujuan untuk meningkatkan potensi kesadaran akan pendidikan pada usia dini. Kegiatan tersebut biasanya dilakukan satu minggu sekali tepatnya pada hari Jumat karena pada hari tersebut sebagian besar mahasiswa yang berperan sebagai pengedukasi memiliki waktu luang. Kampung binaan ini dapat digolongkan sebagai kampung yang masih memiliki potensi minim dalam bidang pendidikan. Saat ini lokasi yang dikelola HIMAD3KKIM adalah desa Kalisari, karena pendidikan didaerah tersebut masih kurang,

Melatih Jiwa Kewirausahaan melalui DOTS

cus    Di zaman yang kian modern ini, enterpreneur di pandang  masyarakat sebagai salah satu ciri dari seseorang yang mempunyai jiwa kewirausahaan. Salah satu cara untuk menumbuhkan jiwa enterpreneurship yaitu dengan berlatih untuk berjualan. D3kkim On The Street atau bisa disingkat DOTS adalah salah satu agenda dari departemen kewirausahaan HIMAD3KKIM. Sasaran dari agenda ini yaitu anggota himpunan dengan kegiatan berupa menjual suatu barang atau jasa. Tujuan dari DOTS ini adalah sebagai wadah untuk menyalurkan dan menumbuhkan jiwa enterpreneur anggota Hima D3kkim. DOTS dilakukan pada hari minggu pagi di Taman Bungkul.

Di kota-kota besar seperti Surabaya setiap hari minggu selalu ada Car Freeday. Car freeday adalah suatu keadaan dimana para masyarakat bisa bebas dari kendaraan bermotor. Hal-hal yang dapat dilakukan di Car Freeday yaitu bisa dengan melakukan olah raga pagi, menghabiskan waktu dengan keluarga atau teman dan menikmati jajanan atau minuman yang dijual disekitar lokasi Car Freeday. “Bahagia itu sederhana. Melihat sekeliling kita puas dengan sesuatu yang telah kita buat sendiri. Dengan adanya DOTS ini kami yang mempunyai minat dengan bidang kewirausahaan bisa tersalurkan. Selain tahu apa kesukaan masyarakat, di DOTS ini kita bisa berlatih untuk lebih percaya diri serta bersosialisasi dengan orang lain” ujar Muhammad Feru. Dengan adanya DOTS ini semoga semakin menumbuhkan jiwa enterpreneuship anggota himpunan (ilm).

Samijali Untuk Warga Dolly

15048261_1804452443100035_387551490576744448_nPASCA Dolly ditutup Mei 2014 silam, Rumah Kepemimpinan Nurul Fikri bersama gerakan sosial Melukis Harapan, selama dua hari (14-15/11/2015) menggelar National Youth Contribution Week 2015. Hajatan ini dimaksudkan untuk membantu dan memberdayakan warga Dolly dan sekitarnya untuk bangkit dari keterpurukan pasca penutupan sebagai wujud kontribusi langsung dan nyata dari mahasiswa terhadap masyarakat. 120 Mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi negeri di Indonesia, dari ITS dan Unair Surabaya, UGM Yogyakarta, Unhas Makassar, UI Jakarta, IPB Bogor, ITB, dan Unpad Bandung. Talkshow inspiratif mengawali acara. Pembicara yang hadir bukan sosok biasa. Ada Mbah Abdul Syukur (kakek penambal ban jalanan), dan jugà ada drh Suparto, sarjana membangun desa. Dalam talkshow tersebut ada beberap kelompok. Mereka dibagi menjadi empat kelompok (lingkungan, pendidikan, pers, entrepreneur). Sebelum melakukan kegiatan di bidang masing-masing, peserta diajak mengunjungi tempat binaan UKM warga Dolly yang memproduksi keripik samiler Jarak-Dolly alias “SAMA JALI”.

Dan lain kerajinan yang telah dibuat seperti sepatu, batik dan lain-lain. Dalam hal ini, mahasiwa D3 Teknik Kimia juga membantu membrandingkan Sami Jali tersebut. KWU D3 Teknik Kimia, serta menggerakkan warga D3 Teknik Kimia untuk turut serta membantu menjual Sami Jali demi membantu masyarakat Dolly. Salah satu contoh adalah Fadhilatul dan Maulida Agustina mahasiswa D3 Teknik Kimia tingkat akhir yang berhasil menjual ratusan Sami Jali sehingga mampu membantu produktifitas Sami Jali dan juga membantu branding sebagai salah satu makanan atau suatu icon oleh oleh khas Surabaya (ben).